KSATRIA PELINDUNG RAKYAT .......... KOMANDO RESORT MILITER 171/PVT .......... KOMANDO DISTRIK MILITER 1704/SORONG.......... KOMANDO RAYON MILITER 1704-07/SEGET.......... KOMANDO DAERAH MILITER XVII/CENDERAWASIH .......... BERSAMA RAKYAT TNI KUAT, HEBAT, PROFESIONAL SIAP MEWUJUDKAN INDONESIA YANG BERDAULAT, MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN

KORAMIL 1704-07/SEGET slide 1 title

Sidak Komandan Kodim 1704/Sorong Letkol Inf Robby Suryadi.

KORAMIL 1704-07/SEGET slide 2 title

Baik untuk Rakyat, Terbaik untuk TNI.

KORAMIL 1704-07/SEGET slide 3 title

Kegiatan Karya Bhakti pengecetan pagar dan pengrehaban Masjid Distrik Seget.

KORAMIL 1704-07/SEGET slide 4 title

Binfung Danramil kepada para Babinsa.

KORAMIL 1704-07/SEGET slide 5 title

Keindahan panorama Pantai Koramil 1704-07/Seget.

Selasa, 29 Maret 2016

TEAM YOSPAN KREASI MODERN KORAMIL 1704-07/SEGET

Seluruh Team melaksanakan Apel pembukaan perlombaan Yospan Kreasi Modern di Aula Makodim 1704/Sorong 

Team Yospan Koramil 1704-07/Seget

Rabu, 20 Januari 2016

KORAMIL 1704-07/SEGET RAIH JUARA I PERLOMBAAN TARI YOSIM PANCAR KREASI MODERN



Sorong, Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun TNI Ke-70, Kodim 1704/Sorong menggelar perlombaan Tari Yosim Pancar (Yospan) Kreasi modern yang dilaksanakan di aula Makodim 1704/Sorong.

Setelah semua peserta lomba tampil akhirnya juri mengumumkan pemenang dan juaranya, Koramil 1704-07/Seget, tampil gesit dan cemerlang dengan nilai 1805 dan meraih juara 1, juara 2 dipegang oleh Koramil 1704-02/Sausapor dengan nilai 1750 dan Juara 3 Koramil 1704-09/Kabare dengan nilai 1705.

Koordinator Lomba Tari Yospan Pasi Ops Kodim 1704/Sorong, Kapten Inf Irwan Suwarna mengatakan, Lomba Yospan ini merupakan Lomba intern TNI yang melibatkan Anggota TNI beserta para isteri, diikuti 16 Tim. 15 dari Koramil dan 1 Tim dari Makodim.  Selain Lomba Tari Yospan ada pula perlombaan lainnya yang sudah berjalan seperti Lomba Tenis Meja, Bulu tangkis, Lomba cerita MOB yang melibatkan masyarakat, adapun Lomba Masak yang diikuti oleh seluruh Perwira TNI dan Lomba Karaoke.

Komandan Koramil 1704-07/Seget, Kapten Inf Muh Ali Sampulawa selaku penanggung jawab Group mengaku sangat senang dengan keberhasilan Koramil Seget mendapat Juara I karena sejak dibuka perlombaan, pagi dan sore anggota melaksanakan latihan terkadang sampai malam baru selesai, Semangat, usaha dan kerja keras Koramil Seget sangat luar biasa semua optimis untuk menang, Kebersamaan dan Kekompakan adalah kunci keberhasilan Koramil Seget. Kami berharap trend positif dalam berbagai momen perlombaan seperti ini dapat terus dipertahankan sehingga Koramil 1704-07/Seget selalu menjadi Koramil yang membanggakan dengan segudang prestasi. 




Senin, 07 Desember 2015

MENYAMBUT NATAL 2015 KORAMIL 1704-07/SEGET GELAR KEGIATAN SANTA CLAUS DI DISTRIK SEGET



SEGET. Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian antar umat beragama seperti halnya dikutip dalam 7 Perintah Harian Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian poin keenam "Tingkatkan toleransi dan persaudaraan antar umat beragama serta hormati budaya masyarakat papua;" dalam rangka menyambut Perayaan Natal dan Tahun baru yang biasa identik dengan Santa Claus dan bagi-bagi hadiah untuk itu Koramil 1704-07/Seget menggelar kegiatan Santa Claus di Wilayah Seget, Distrik Seget.

Komandan Koramil 1704-07/Seget Kapten Inf Muh. Ali Sampulawa mengungkapkan, Kegiatan Santa Claus yang digelar ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Koramil bagi masyarakat dalam menyambut dan merayakan Natal bersama secara suka cita diharapkan kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus digelar pada tahun-tahun selanjutnya.

Kegiatan Santa Claus tersebut mendapat apresiasi positif dari masyarakat Distrik Seget target santa claus anak-anak usia 4 - 9 tahun, antusias warga pun berlanjut karena kegiatan santa claus seperti ini jarang sekali dilakukan didaerah kampung-kampung pedalaman, biasanya hanya daerah perkotaan. Diharapkan dengan kegiatan santa claus ini membawa pesan moral tentang bagaimana taat beragama, taat sekolah dan taat kepada orang tua.



SELAMAT NATAL 2015 & TAHUN BARU 2016 




Sabtu, 14 November 2015

BINFUNG KEGIATAN BABINSA KORAMIL 1704-07/SEGET TRIWULAN IV TA.2015


Seget, Pembinaan fungsi kegiatan Babinsa adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan secara continyu oleh Koramil 1704-07/Seget sebagai upaya dalam memberdayakan potensi wilayah menjadi kekuatan wilayah yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya ancaman yang timbul didaerah.

Pembinaan terhadap potensi wilayah tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan aparat terkait agar terwujud dan tercapainya pendataan Geo, Demo, dan konsos yang akurat diwilayah masing-masing serta terciptanya kemanunggalan TNI – Rakyat. 

Adapun penekanan Komandan Koramil 1704-07/Seget Kapten Inf Muh. Ali Sampulawa dalam kesempatan mengambil kegiatan Pembinaan fungsi Babinsa di wilayah Koramil 1704-07/Seget sebagai berikut : 

a. Para Babinsa secara optimal dalam temu cepat lapor cepat sehingga setiap permasalahn yang timbul di wilayah dapat segera teratasi.

b. Para Babinsa harus berpetan aktif dan selalu berkordinasi dengan aparat terkait dalam menyusun data Geo,Demo dan Konsos lebih akurat sesuai fakta dilapangan. 

c. Para Babinsa dapat menentukan dareah rawan bencana sehingga apabila terjadi bencana dapat memberikan data jalur evakuasi maupun pengungsi ke Komando Atas.


Jumat, 13 November 2015

7 PERINTAH HARIAN PRAJURIT


Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian menekankan kepada semua prajurit dalam melaksanakan tugas harus taat dan berpedoman teguh pada 7 perintah harian prajurit, Adapun sebagai berikut :

Pertama  :  Jangan coba-coba mengkonsumsi miras dan narkoba, yang akan menghancurkan dirimu dan keluargamu.

Kedua      :  Tingkatkan persaudaraan dan kerjasama dengan anggota Polri sebagai sesama aparat dan rekan seperjuangan.

Ketiga      :  Tingkatkan pembinaan kesehatan jasmani dan rohanimu.

Keempat  :  Tingkatkan pengamanan personel, materiil, kegiatan dan pangkalan.

Kelima     :  Laksanakan setiap tugas secara profesional.

Keenam   :  Tingkatkan toleransi dan persaudaraan antar umat beragama serta hormati budaya masyarakat papua.

Ketujuh   :  Jadilah prajurit ksatria pelindung rakyat sejati yang menjadi perekat persatuan dan kesatuan nasional.

Rabu, 24 Juni 2015

PENYELENGGARAAN KOMUNIKASI SOSIAL (KOMSOS) KORAMIL 1704-07/SEGET DENGAN KOMPONEN MASYARAKAT (KOMAS) DISTRIK SEGET TA. 2015

Sistem pertahanan Indonesia yang menganut sistim pertahanan semesta adalah menempatkan seluruh komponen bangsa sebagai kekuatan pendukung dan cadangan dimana TNI sebagai kekuatan utama. Komunikasi  Sosial sebagai salah satu metode binter, sebagai wahana untuk mewujudkan kebersamaan dan keeratan hubungan dengan seluruh komponen bangsa. Penyampaian kebijakan yang berkaitan dengan peran Koramil 1704-07/Seget dalam  membantu pemerintah untuk menciptakan pemberdayaan wilayah pertahanan Negara aspek darat dalam menghadapi hakekat ancaman yang mungkin akan timbul.

Diharapkan dengan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat, akan di dapatkan potensi Nasional untuk bersama-sama menjaga negara dengan sistim pertahanan Rakyat semesta. Diharapkan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat  mampu memberikan pemahaman tentang Binter Koramil 1704-07/Seget dan netralitas TNI AD dalam Pemilu/Pemilukada 2015 serta meningkatkan peran komponen masyarakat  untuk mensukseskan Pemilu/Pemilukada 2015 yang jujur dan adil.  

Dasar.

a.         Surat Telegram Dandim 1704/Sorong Nomor : ST / 64 / 2015 tanggal, 05 Juni 2015 tentang perintah merencanakan, menyiapkan dan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat di wilayah masing-masing; dan

b.         Program Kerja Kodim 1704/Sorong Triwulan II TA. 2015 Bidang Teritorial.

Tujuan.         

Agar terjalin hubungan yang harmonis antara Koramil 1704-07/Seget dengan komponen masyarakat di wilayahnya serta diharapkan mampu menggugah, mendorong dan membangkitkan serta mengajak pihak-pihak dari masyarakat agar ikut berpartisipasi untuk kepentingan pertahanan negara aspek darat.

Sasaran.

a.         Terwujudnya pemahaman dan kesamaan persepsi serta kerja sama yang erat dengan komponen masyarakat  dalam upaya meningkatkan kepedulian dan kepekaan  dalam mensukseskan Pemilu/Pemilukada 2015.

b.         Terwujudnya pemahaman dan kesamaan persepsi serta kerja sama yang erat dengan komponen masyarakat  dalam upaya meningkatkan kepekaan terhadap aspek demografi khususnya dalam penyiapan komponen cadangan dan komponen pendukung dalam rangka pertahanan negara.

c.         Terwujudnya pemahaman dan kesamaan persepsi serta kerja sama yang erat dengan Komponen masyarakat dalam upaya meningkatkan kepedulian dan kepekaan masyarakat terhadap aspek kondisi sosial yaitu kondisi dinamis kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang tercermin dalam sikap dan prilaku yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Materi.

a.         Kebijakan pimpinan TNI AD tentang pertahanan negara.
b.         Kepekaan dan kepedulian masyarkat terhadap  permasalahan Teritorial.
c.         Toleransi antar umat beragama.
d.         Wawasan Kebangsaan.
e.         Netralitas TNI AD dalam Pemilu/Pemilukada 2015.
f.          Hal – hal menonjol tentang permasalahan di daerah/Wilayah.

Hasil yang dicapai.           

a.         Bapak Yohanis Aidore sebagai Tokoh Pemuda  meyampaikan bahwa Danramil perlu adakan Komunikasi baik dengan Aparat Distrik  menyangkut  keamanan  dalam rangka Pemilu dan Pemilukada nanti serta berharap agar Miras dan narkoba dapat di berantas dan pelakunya dapat di tangkap serta ditindak sesuai hukum yang berlaku.

b.         Bapak Pdt. Melvin Tuera, S. Th sebagai Tokoh Agama  mengusulkan bahwa TNI harus lebih kedepankan pola-pola kekeluargaan dalam menyelesaikan setiap masalah sehingga TNI lebih di cintai oleh rakyat serta berharap agar TNI kedepan mendapatkan  dana dari pemerintah dalam menghadapi Pesta Demokrasi.
  
c.               Bapak  H. Mus sebagai sebagai Tokoh Agama menyarankan agar kita bersama-sama setiap hari Jumat dilaksanakan pembersihan komplek jalan dan fasilitas umum untuk meningkatkan pola hidup bersih di masyarakat.

Kesimpulan.

a.         Kegiatan Penyelenggaraan Komunikasi sosial dengan Komponen Masyarakat Triwulan II TA. 2015 di wilayah Koramil 1704-07/Seget dapat berjalan dengan lancar, peserta mengikuti sangat antusias dan sesuai dengan rencana serta tidak ada kendala kegiatan berjalan sesuai rencana.

b.         Seluruh peserta Komsos dapat mengikuti kegiatan dengan baik juga menambah pengetahuan sehingga tujuan Binter dapat tercapai .

Saran.

Koramil 1704-07/Seget memiliki wilayah kerja cukup luas ( 3 Distrik ) dan jumlah penduduk yang tersebar sampai ke wilayah terpencil,  sehingga kegiatan Komunikasi Sosial cukup mengalami hambatan terutama  tempat untuk penampungan dan transportasi masyarakat disarankan perlu adanya Aula Koramil dan dukungan transportasi, mengingat Koramil 1704-07/Seget berada di wilayah terpencil.

Dokumentasi Kegiatan.








Selasa, 23 Juni 2015

KORAMIL 1704-07/SEGET MELAKSANAKAN KARYA BHAKTI PENGECETAN GEREJA GKI PANTEKOSTA DISTRIK SEGET DAN PEMBUATAN MCK

Koramil 1704-07/Seget merupakan satuan Komando Kewilayahan yang mempunyai tugas melaksanakan Binter sebagai salah satu fungsi Utama TNI-AD. Penyelenggaraan Binter dilaksanakan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat khususnya melalui pelaksanaan Karya Bhakti TNI dalam penanganan masalah yang bersifat fisik secara rutin bersama masyarakat untuk kepentingan bersama dan terintegrasi sehingga masyarakat merasa ikut bertanggung jawab dalam memelihara dan melanjutkan kegiatan tersebut dengan semangat sukarela.

Dasar

a.       Surat Telegram Dandim 1704/Sorong Nomor : ST/32/2015 tanggal 10 Maret 2015 tentang perintah agar menyiapkan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan karya bhakti Semester I TA. 2015.

b.       Program Kerja dan Anggaran Koramil 1704-07/Seget Tahun 2015 Bidang Teritorial.

Waktu, Tempat dan Metode

1)      Waktu. Dilaksanakan selama Semester I Tahun 2015;
2)      Tempat. Wilayah Koramil 1704-07/Seget; dan
3)      Metode. Karya Bhakti.

Kegiatan yang dilaksanakan.

1)      Tahap Perencanaan.

         a)      Mengadakan rapat Koordinasi dengan Kadistrik,Kakelurahan Serta Instansi terkait lainya untuk menentukan sasaran Karya Bhakti yang akan dikerjakan; dan

         b)      Menyusun rencana penyelenggaraan Karya Bhakti TNI.

2)      Tahap Persiapan.       Rencana yang dipersiapkan dalam menunjang Karya Bhakti TNI antara lain :

         a)       Mengadakan koordinasi dengan Aparat terkait;
         b)       Menyiapkan Sasaran Karya Bhakti; dan
         c)       Menyiapkan Sarana dan Prasarana untuk menunjang lancarnya kegiatan.
         d)       Mengadakan pengecekan terakhir bagi personel serta materiil/Alpal.

3)     Tahap Pelaksanaan. Menindaklanjuti Surat Telegram tersebut Koramil 1704-07/Seget, segera melaksanakan survei dan berkordinasi dengan Kepala Kampung, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Distrik Seget, pelaksanaan Kegiatan Karya Bhakti Semester I TA. 2015 di titik beratkan dengan sasaran pengecetan Gereja GKI Pantekosta dan pembuatan sarana MCK Kampung Seget Distrik Seget. Kegiatan Karya Bhakti ini sangat mendapat respon baik dari masyarakat sekitar maupun dari Pemerintah Daerah karena pada dasarnya pembangunan Gereja GKI Pantekosta Distrik Seget merupakan swadaya masyarakat. Harapannya kedepan agar kegiatan bhakti sosial ini agar terus berkelanjutan dengan sasaran-sasaran yang lain yang sangat membutuhkan bantuan.   

4)       Tahap Pengakhiran/Evaluasi.  Adanya kegiatan Karya Bhakti dengan melaksanakan kegiatan Karya nyata secara fisik meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang perekonomian, kesehatan dan moral bangsa; Di bidang sosial budaya kegiatan Karya Bhakti dapat menimbulkan kesan kebersamaan dan dapat menimbulkan hubungan harmonis dengan masyarakat serta menimbulkan rasa simpati dan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Koramil sehingga mendorong terciptanya kemanunggalan TNI-Rakyat.
 
Evaluasi

           Pelaksanaan Karya Bhakti TNI dapat berjalan dengan baik namun dalam pengerahan personel khususnya di Wilayah Koramil 1704-07/Seget pedalaman masih kurang optimal dikarenakan tingkat ekonomi masyarakat masih rendah, karena waktu yang ada digunakan untuk mencari kebutuhan sehari-hari.

Kesimpulan

           Walaupun masih banyak kekurangan namun Kegiatan Karya Bhakti TNI dapat berjalan dengan baik berkat adanya dukungan dan kerja sama yang baik antara aparat pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Saran

           Mohon adanya dukungan sarana dan prasarana alat peralatan maupun bahan-bahan pembangunan guna mendukung pelaksanaanya kegiatan Karya Bhakti agar kedepan kegiatan lebih mandiri, maksimal dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Hasil yang dicapai


Minggu, 05 Oktober 2014

DIRGAHAYU TNI KE-69 TAHUN 2014

JAYA DI DARAT
JAYA DI LAUT DAN
JAYA DI UDARA

DIRGAHAYU TNI KE-69

BERSAMA RAKYAT TNI KUAT

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1435 H


Masjid An Najah Kilang Kasim
اللَّÙ‡ُ Ø£َÙƒْبَرُ اللَّÙ‡ُ Ø£َÙƒْبَرُ Ù„َا إلَÙ‡َ إلَّا اللَّÙ‡ُ ÙˆَاَللَّÙ‡ُ Ø£َÙƒْبَرُ اللَّÙ‡ُ Ø£َÙƒْبَرُ ÙˆَÙ„ِÙ„َّÙ‡ِ الْØ­َÙ…ْدُ

KAMI DARI KELUARGA BESAR KORAMIL 1704-07/SEGET MENGUCAPKAN "SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1435 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN BAGI SELURUH UMAT MUSLIM DAN MUSLIMAT DIMANAPUN BERADA, SEMOGA KITA SELALU DIBERI KE SHOLEHAN DAN KETAQWAAN SEPERTI NABI IBRAHIM A.S, DIBERI KETAATAN SEPERTI NABI ISMAIL A.S, DIBERI KEIKHLASAN SEPERTI SITI HAJAR DAN DIBERI KEBERKAHAN JUNJUNGAN KITA NABI MUHAMMAD S.A.W.


Sabtu, 04 Oktober 2014

KORAMIL 1704-07/SEGET IKUT SUKSESKAN PEMBUATAN LUBANG RESAPAN AIR (BIOPORI)

Proses pemotongan pipa paralon
Bertemakan 'Bersama TNI, Lingkungan Sehat Rakyat Sejahtera'. Panglima TNI Jenderal Moeldoko secara resmi membuka acara pencanangan gerakan TNI pembuatan berjuta-juta Lubang Resapan Biopori (LRB) di Lapangan GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap Jakarta, Rabu (24/9) melalui teleconference Panglima TNI Jenderal Moeldoko memantau penggalian secara serentak di jajaran TNI seluruh Indonesia.

Pembuatan lubang resapan air/biopori ini memiliki keunggulan dan manfaat bagi lingkungan, salah satunya meningkatkan daya resapan air, mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan), memanfaatkan peran aktifitas karena tanah dan akar tanaman serta mengatasi masalah yang ditimbulkan air seperti penyakit demam berdarah dan malaria.

Pelubangan pipa paralon dengan besi yang telah dibakar
Pembuatan lubang pada tanah
Proses pemasukan pipa yang telah diberi lubang
Menindaklanjuti rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-69 TNI, yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2014 nanti, salah satu upaya Koramil 1704-07/Seget untuk melestarikan lingkungan dan penghijauan serta mengurangi genangan air yang beresiko menimbulkan banjir untuk Wilayah Distrik Seget, Koramil 1704-07/Seget mengambil langkah cepat, turut serta dalam sukseskan gerakan pembuatan lubang resapan Biopori yang telah dicanangkan oleh Komando Atas. Pembuatan lubang resapan air/biopori ini yang dipusatkan di sekitar Makoramil 1704-07/Seget yang dipimpin langsung oleh Letnan Satu Inf Arujin selaku Komandan Koramil 1704-07/Seget dan dibantu oleh Anggota Babinsa  walau survei dilapangan mengatakan bahwa struktur tanah di wilayah Koramil 1704-07/Seget tidak layak untuk pembuatan lubang resapan Biopori dikarenakan tanah yang berpasir karena letak Koramil 1704-07/seget berada disepanjang pesisir pantai, karena pada saat air sedang pasang air tidak akan bisa meresap, begitupun sebaliknya, akan tatapi untuk mensukseskan gerakan pembuatan berjuta-juta LRB, Koramil 1704-07/Seget selalu siap mendukung apapun kegiatan dari Komando Atas.
Proses penanaman pipa paralon

Biopori populer berkat jasa Ir. Kamir Brata, M.Sc., yang merupakan anggota staf konservasi tanah dan air departemen ilmu tanah dan sumber daya lahan yang menerapkan teknologi tepat guna untuk mengatasi banjir dan sampah serta memelihara kelestarian air bawah tanah. Sedikit masukan untuk pembuatan biopori, dengan membuat lubang dalam tanah dengan silindris 10 cm dan kedalam 80-100 cm tidak melampaui kedalaman air tanah, jarak pembuatan lubang resapan biopori antara 50-100 cm.

Rabu, 01 Oktober 2014

INSPEKSI MENDADAK (SIDAK) KOMANDAN KODIM 1704/SORONG DI KORAMIL 1704-07/SEGET

Dandim 1704/Sorong
    Pada Hari Selasa tanggal 23 September 2014, pukul 13.20 WIT, Komandan Kodim 1704/Sorong Letkol Inf Robby Suryadi, S.Sos beserta rombongan  untuk kesempatan pertama setelah menjabat sebagai Komandan Kodim 1704/sorong yang baru terhitung mulai tanggal 23 Juli 2014, menggantikan Letkol Inf Rahman Yadi yang dimutasikan di Satuan baru sebagai Kasiops 173/Nabire, tiba di Makoramil 1704-07/Seget dalam keadaan aman dan lancar.

     Pada kesempatan Sidak ini Komandan Kodim 1704/Sorong tidak bosan-bosannya berpesan dan selalu mengingatkan kepada seluruh Anggota yang berada di Satuan Koramil, khususnya Koramil 1704-07/Seget untuk selalu meningkatkan kebersamaan dan profesionalisme dalam setiap melaksanakan tugas dimanapun berada dan mengedepankan fungsi babinsa karena babinsa adalah perwakilan dari Komando yang secara langsung terjun kelapangan untuk berkoordinasi baik dengan Aparat Desa, Pemerintah Daerah maupun dengan masyarakat yang berada di daerah binaan masing-masing.

 Selain itu sebagai aparat babinsa jangan hanya menuntut hak untuk tunjangan babinsa dan tunjangan giat babinsa saja setiap triwulannya, akan tetapi kewajiban pokok babinsa selalu terabaikan yaitu, melaporkan secara hierarki setiap bangsit yang terjadi sekecil apapun dan hasil yang didapat dilapangan untuk selalu di dokumentasikan sebagai pertanggung jawaban ke Komandan Koramil dan  nantinya akan dilanjutkan ke Komando Atas.  Untuk itu sebagai pedoman setiap babinsa, para babinsa harus memahami betul 5 kemampuan teritorial, Apa itu 5 Kemampuan Teritorial?

5 Kemampuan Teritorial yaitu :

1.  Temu Cepat, Lapor Cepat
2.  Manajemen Teritorial
3.  Penguasaan Wilayah
4.  Pembinaan Perlawanan Rakyat
5.  Komunikasi sosial

   Setelah memahami dan mencermati 5 kemampuan teritorial tersebut diatas, Babinsa harus mengerti apa keluhan dan apa permasalahan yang timbul didalam masyarakat, intinya babinsa harus berperan aktif apabila terjadi permasalahan harus segera diselesaikan dan dicari solusinya dengan baik, misalnya dalam merehab rumah masyarakat yang tidak layak huni, membantu masyarakat dalam membuat kebun percontohan atau kolam ikan dan sebagainya, semua kegiatan itu adalah harapan dari Komando Atas, agar para babinsa bekerja dengan maksimal sesuai dengan tunjangan babinsa dan tunjangan giat babinsa yang sudah didapat setiap triwulan.

       Meski hanya sedikit personil yang hadir pada saat sidak hal itu dimaklumi oleh Komandan Kodim 1704/Sorong karena sebagian besar personil Koramil 1704-07/Seget masih terlibat pemantauan di Desa/Daerah binaan masing-masing yang untuk menjangkaunya cukup menyita waktu, untuk itu saling berkoordinasi dengan baik sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan baik. Terakhir penyampaian dari Komandan Kodim 1704/Sorong adalah jangan ada dusta diantara kita dan jangan pernah ada sandiwara dalam setiap melaksanakan tugas, kalau memang perintah dan ketentuannya seperti itu iya laksanakan saja dengan tulus dan ikhlas tanpa dibuat dan dilebih-lebihkan, karena kegiatan yang dibuat tanpa perencanaan yang baik akan berdampak pada kegagalan, untuk itu teruslah memotivasi diri pribadi masing-masing agar dapat bekerja dengan hati sehingga keberhasilan suatu tugas dapat tercapai.

Terima Kasih, Selamat bertugas Anggota Koramil 1704-07/Seget, Semoga Tuhan selalu beserta kita. Amin...


Jumat, 05 September 2014

Ada GREEN HOUSE di Pesisir Tanjung Seget


Persiapan kerangka bangunan dan kuda-kuda
       Sumpah Prajurit ke 3 (Tiga) yang berbunyi : " Taat kepada Atasan dengan tidak membantah perintah atau  putusan." dalam hal ini sudah jelas bahwa institusi TNI adalah harga mati yang wajib kita junjung dengan mentaati segala putusan dengan tidak membantah perintah yang telah dikeluarkan oleh  Komando Atas guna mendukung tugas-tugas prajurit kedepan.

     Sehubungan dengan hal itu Koramil 1704-07/Seget, selaku Aparat Komando Kewilayahan di Kampung Seget, Distrik Seget memegang teguh segala perintah yang telah diberikan oleh Komando atas, yaitu Kodim 1704/Sorong, untuk selalu mendukung segala tugas-tugas kewilayahan yang dibutuhkan baik materiil maupun personeel serta memberikan informasi secara detail tentang wilayah-wilayah pedalaman yang telah menjadi binaan Koramil.
   
Persiapan Segi tiga dan tiang utama
       Pada hari Senin tanggal 04 Agustus 2014, bertempat di Aula Kodim 1704/Sorong, sudah menjadi tradisi satuan setelah selesai melaksanakan Upacara Bendera seluruh anggota masuk ke dalam Aula untuk mendengarkan Jam Komandan yang rencana di ambil oleh Komandan Kodim 1704/Sorong, Letkol Inf Robby Suryadi, S.Sos, tetapi sebelum diambil terlebih dahulu jamdan oleh yang tertua dari setiap staf, mulai dari staf intel dengan memberikan nasehat dan pembacaan ST yang turun dari Komando Atas, agar kita para prajurit untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun, karena sekecil apapun pelanggaran yang kita buat akan berdampak pada nama baik satuan yang kita cintai, Kodim 1704/Sorong, Selanjutnya Jam Komandan berikut diambil oleh staf ops, yaitu staf yang mengatur seluruh rangkaian dan kegiatan yang harus dilaksanakan seluruh anggota selama seminggu kedepan dan program-program tetap yang akan dilaksanakan dalam triwulan kedepan. Jam Komandan berikut diambil oleh staf min, dalam hal ini staf yang bertindak selaku wakil dari anggota untuk menyelesaikan seluruh kegiatan administrasi baik untuk menunjang mpp ataupun untuk kenaikan pangkat secara reguler maupun sus. 
    
Proses pemasangan jari-jari
Salah satu penekanan pada saat Jam Komandan yang diambil oleh Komandan Kodim 1704/Sorong, yaitu untuk selalu menciptakan kekompakan dan kebersamaan antar prajurit, dengan meningkatkan moril mari bersama-sama membangun Kodim 1704/Sorong kedepan agar lebih baik dan sejahtera, terlepas dari hal itu ada penekanan khusus yang harus dilaksanakan oleh tiap Koramil, jajaran Kodim 1704/Sorong, untuk membuat sistim drainase 7000 lubang dan Rumah hijau.

     Dalam hal ini Koramil 1704-07/Seget, langsung bertindak cepat dalam mencermati perintah langsung Komandan Kodim 1704/Sorong tersebut dengan membuat rumah hijau yang dimaksud, guna merealisasi perintah tersebut dengan sarana dan prasara yang terbatas Koramil 1704-07/Seget mampu mendirikan rumah hijau diatas lapangan bulu tangkis pada awalnya akan tetapi saat ini lapangan bulu tangkis tersebut sudah disulap menjadi Rumah hijau yang dibuat sedemikian rupa dari polibek untuk menanam berbagai macam buah dan sayuran.
   
Proses pemasangan jaring sebagai atap
Seperti yang kita ketahui Rumah hijau itu adalah sebuah bangunan di mana tanaman dapat  dibudidayakan (disebut juga rumah hijau dan rumah tanaman) . Rumah hijau dapat terbuat dari rumah kaca atau terbuat dari kayu dengan atap jaring kecil untuk menahan panas langsung yang datang dari sinar matahari di dalam bangunan. Banyak sayuran dan bunga yang dikembangkan di rumah hijau tersebut begitu tanaman dalam polibek tersebut tumbuh sempurna barulah  dapat  kemudian dipindahkan ke luar dan ditanam ditempat yang telah ditentukan baik suhu maupun kelembapan struktur tanah.

     
   Alhamdulilah Rumah hijau, Koramil 1704-07/Seget sudah dapat terlaksana dengan lancar dan aman walau  masih banyak kekurangan sarana dan prasarana dalam pembuatan rumah hijau tersebut karena dibuat secara swadaya koramil akan tetapi semangat dalam memberikan kontribusi ke Komando Atas dapat dilaksanakan dengan baik.

     Berikut adalah proses awal sampai akhir pembuatan Rumah hijau yang dimaksud, kita langsung saja ke TKP........ cekidot


Proses pencampuran tanah dengan pupuk buatan
Tanah yang sudah tercampur pupuk dimasukan dalam polibek
Polibek yang telah terisi dengan bibit siap untuk dipajang
Pembuatan kedudukan polibek tiga tingkatan
Proses penempatan polibek harus sesuai dengan tanaman
Semua polibek dapat terisi disemua tempat
Demikian rangkaian proses dari pembuatan Green House Koramil 1704-07/Seget, Alhamdulilah dapat terselesaikan dengan lancar, Kritik dan saran sangat kami butuhkan dalam proses pembangunan koramil kedepan. Wassalam

Upacara HUT RI ke 69 di Distrik Seget

Selamat pagi... salam sejahtera bagi kita semua.. Merdeka...Merdeka....Merdeka...!!!

Tidak terasa 69 Tahun bangsa kita merdeka dari penjajahan, sudah menjadi tugas berat kita kedepan sebagai pemuda penerus cita-cita para pahlawan yang telah gugur di medan perang demi membela bangsa dan negara tercinta. 

Seperti kata pepatah, Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menjunjung tinggi nilai sejarah, karena seperti yang kita tahu, untuk mempertahankan negara yang berkembang haruslah mempunyai mental dan fisik yang baik serta mempunyai wawasan kebangsaan dan cinta tanah air yang kuas, sehingga untuk mewujudkan suatu nilai sejarah kita sebagai pemuda pemudi khususnya yang berdomisili di Kampung Seget Distrik Seget senantiasa turut serta dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka memperingati hari bersejarah dimana Bangsa Indonesia memploklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Semangat kemerdekaan yang di tunjukan oleh Kampung Seget Distrik Seget dalam rangka menyambut Hari Proklamasi tersebut patutlah kita banggakan karena dengan situasi dan keadaan cuaca yang sedang  hujan dan lapangan upacara yang tidak memungkinkan untuk dapat terselenggaranya kegiatan upacara 17 Agustusan, tetapi dengan semangat proklamsi yang ditunjukan masyarakat Kampung seget Distrik Seget beserta aparat pemda kegiatan upacara dapat berjalan dengan hikmat.

Detik-detik proklamsi terdengar gemuruh dan berkumandang diantara rerintikan hujan yang membasahi lapangan upacara dari semalam, tetapi tidak mematahkan semangat pemuda pemudi untuk mengkibarkan sang merah putih  di kampung seget distrik seget yang tercinta.

Berikut adalah momen-momen kegiatan pada saat terselenggaranya Upacara 17 Agustus 2014